31 thoughts on “Konsep Operasional Penghimpunan Dana

  1. assalamualaikum,
    bapak, saya telah mengerjakan tugas mengenai flow chart,namun mhon maaf saya hanya mempublish beberapa flow chart produk perbankan yang berbasis teknologi dapat bapak lihat di blog saya

    http://dailyoffenny.wordpress.com/2012/03/28/flow-chart-produk-perbankan-berbasis-teknologi/

    dan saya juga menemukan produk perbankan e-Check yang dapat bapak lihat di http://dailyoffenny.wordpress.com/2012/03/28/e-check-telah-di-lakukan-di-taiwan-bagaimana-di-indonesia/

    mohon saran dan komentarnya pak 🙂

  2. Assalamu’alaikum,,,pk Gita

    Mohon maaf apabila ada kesalahn sedikitt,,,,,,,,mohon bs lihat d blog saya:
    http://terlenaa.blogspot.com
    mturnuwun,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

    Wassalamu’alailum,,,wr,,wb,,,

    (Raushan Fikr Al Mujahid/20100730023)

  3. Nama : Murniati
    NPM :20100730043

    Bank menyediakan layanan electronic banking atau E-Banking untuk memenuhi kebutuhan anda akan alternative media untuk melakukan transaksi perbankan, selain yang tersedia dikantor cabang dan ATM.
    Dengan electronic banking, anda tidak perlu lagi membuang waktu untuk antri dikantor-kantor bank atau ATM, karena saat ini banyak transaksi perbankan dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun dengan mudah dan praktis melalui jaringan elektronik seperti internet,handphone,dan telepon.
    Contohnya dalah transfer dana antar rekening maupun antar bank, pembayaran tagihan, pembelian pulsa isi ulang, ataupun pengecekan mutasi dan saldo rekening.
    Cara mendapatkan E-Banking
    Anda yang telah memiliki rekening tabungan giro dapat mengajukan layanan banking, yang meliputi internet banking, mobile banking , phone banking dan SMS banking.

    1. Internet banking
    Anda dapat melakukan transaksi perbankan (finansial dan non finansial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank.
    Jenis transaksi:
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening,informasi nilai tukar
    • Pembayaran tagihan(misal: kartu kredit, telepon,handphon,listrik.
    • Pembelian (misal : pulsa isi ulang,tiket pesawat,dan saham)

    2. Mobile banking
    Adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui telephon salular/handphon GSM (global for mobile cummunication) dengan menggunakan SMS (short message service).
    Enis transaksi
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening,informasi nilai tukar
    • Pembanyaran (kartu kredit,PLN, telephon,handphon, listrik,asuansi)
    • Pembelian (pulsa isi ulang,saham)
    3. Phone banking
    Adalah layanan yang diberikan untuk kemudahan alam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi finansial non-cash melalui telphon.
    Jenis transaksi
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening
    • Pembayaran (kartu kredit,PLN,telephon,handphon,listrik,asuransi)
    • Pembelian (pulsa isi ulang)
    4. SMS BANKING
    Adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui tephon saluler/hanphone dengan menggunakan media SMS (short message servise)
    JENIS TRANSAKSI
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening
    • Pembayaran (kartu kredit)
    • Pembelian (pulsa isi ulang)

    Keuntungan ELECTRONIC BANKING mudah
    • Dapat digunakan kapan saja dan dimana saja.
    • Hanya dengan menggunakan perintah melalui komputer atau alat komunikasi yang anda gunakan, dapat langsung melakukan transaksi perbankan tanpa harus datang kekantor bank atau ATM (kecuali untuk mengambil uang tunai)

    KEAMANAN
    • Electronic banking dilengkapi dengan security user ID dan PIN untuk menjamin keamanan atas transaksi yang anda lakukan.
    • Beberapa bank juga menggunakan keytoken alat tambahan untuk mengamankan transaksi finansial seperti internet banking. Dengan demikian, transaksi anda semakin aman
    • SMS Banking dilengkapi dengan sistem proteksi dengan menggunakan kode akses/nomor pribadi yang anda pilih sendiri dan nomor ponsel yang anda daftarkan.

    Nama-nama sofware dalam dunia E-Banking
    Jenis-jenis teknologi internet banking (E-Banking)
     Automated Teller Machine (ATM) : Terminal elektronik yang disediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.
     Computer Banking : Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.
     Debit (or check) Card : Kartu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.
     Direct Deposit : Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.
     Direct Payment (also electronic bill payment) : Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.
     Electronic Bill Presentment and Payment (EBPP) : Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar tagihan tersebut secara online juga. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.
     Electronic Check Conversion : Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (nomor rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik atau proses lebih lanjut.
     Electronic Fund Transfer (EFT) : Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.
     Payroll Card : Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan oelh pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.
     Preauthorized Debit ( automatic bill payment ) : Bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).
     Prepaid Card : Salah satu tipe Stored-Value Card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu.
     Smart Card : Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).
     Stored-Value Card : Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, yang diisi melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain. Untuk single-purpose stored value card, penerbit (issuer) dan penerima (acceptor) kartu adalah perusahaan yang sama dan dana pada kartu tersebut menunjukkan pembayaran di muka untuk penggunaan barang dan jasa tertentu (misalnya kartu telpon). Limited-purpose card secara umum digunakan secara terbatas pada terminal POS yang teridentifikasi sebelumnya di lokasi-lokasi tertentu (misalnya vending machines di sekolah-sekolah). Sedangkan multi-purpose card dapat digunakan pada beberapa penyedia jasa dengan kisaran yang lebih luas, misalnya kartu dengan logo MasterCard, Visa, atau logo lainnya dalam jaringan antar bank.

  4. MENGENAL ELECTRONIC BANKING
    ELECTRONIC BANKING
    Bank menyediakan layanan Electronic Banking atau E-Banking untuk memenuhi kebutuhan Anda akan alternative media untuk melakukan transaksi perbankan, selain yang tersedia di kantor cabang dan ATM. Dengan Electronic Banking, Anda tidak perlu lagi membuang waktu untuk antri di kantor-kantor bank atau ATM, karena saat ini banyak transaksi pebankan dapat dilakukan dimanapun, dan kapanpun dengan midah dan praktis melalui jaringan elektronik, seperti internet, handphone, dan telepon. Contohnya adalah transfer dana antar rekening maupun antar bank, pembayaran tagigan, pembelian pulsa isi ulang, ataupun pengecekan mutasi dan saldo rekening.Cara Mendapatkan E-Banking Anda yang telag memiliki rekening Tabungan atauGiro dapat mengajukan layanan E-Banking, yang meliputi internet banking, mobile banking, phone banking dan sms banking.

    1. INTERNET BANKING
    Anda dapat melakukan transaksi perbankan (finansial dan non-finansial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank.
    Jenis Transaksi :
    Transfer dana
    Informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar
    Pembayaran tagihan (misal: kartu kredit, telepon, handphone, listrik)
    Pembelian (misal: pulsa isi ulang, tiket pesawat, saham)

    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Internet Banking
    Jangan pernah memberitahukan User ID dan PIN (Personal Identification Number) Anda kepada orang lain, termasuk kepada petugas dan karyawan Bank
    Jangan meminjamkan KeyToken pengaman transaksi Anda kepada orang lain
    Jangan mencatat User ID Anda di tempat yang mudah diketahui orang lain
    Gunakan User ID dan PIN Anda secara hatihati agar tidak terlihat dan diketahui oleh orang lain.
    Pastikan Anda mengakses alamat situs bank dengan benar. Pahami dengan baik situs bank Anda
    2. MOBILE BANKING
    Adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular/handphone GSM (Global for Mobile Communication) dengan menggunakan SMS (Short Message Service).
    Jenis Transaksi
    Transfer dana
    Informasi saldo, mutasi rekening, Informasi nilai tukar
    Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon, handphone, listrik, asuransi)
    Pembelian (pulsa isi ulang, saham) Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Mobile Banking
    Anda wajib mengamankan PIN Mobile Banking
    Anda bebas membuat PIN sendiri. Jika merasa diketahui oleh orang lain, segera melakukan penggantian PIN.
    Bilamana SIM Card GSM Anda hilang/dicuri/ dipindahtangankan kepada pihak lain, segera beritahukan bank Anda terdekat atau segera telepon ke Call Center bank tersebut.
    3. PHONE BANKING
    Adalah layanan yang diberikan untuk kemudahan dalam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi finansial non-cash melalui telepon.
    Jenis Transaksi
    Transfer dana
    Informasi saldo, mutasi rekening
    Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon, handphone, listrik, asuransi)
    Pembelian (pulsa isi ulang)

    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Phone Banking
    Anda wajib mengamankan PIN Phone Banking
    Anda bebas untuk membuat PIN sendiri. Jika merasa diketahui oleh orang lain, segera lakukan penggantian PIN.

    http://www.access2arabia.com/pro_pbanking
    4. SMS BANKING
    Adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular/handphone dengan menggunakan media SMS (short message service)
    Jenis Transaksi :
    Transfer dana
    Informasi saldo, mutasi rekening
    Pembayaran (kartu kredit)
    Pembelian (pulsa isi ulang)

    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi SMS Banking
    Jangan memberitahukan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda kepada orang lain
    Jangan mencatat dan menyimpan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda di tempat yang mudah diketahui oleh orang lain
    Setiap kali melakukan transaksi melalui SMS Banking, tunggulah beberapa saat hingga Anda menerima response balik atas transaksi tersebut.
    Untuk setiap transaksi, Anda akan menerima pesan notifikasi atas transaksi berupa SMS yang akan tersimpan di dalam inbox.

    Keuntungan Electronic Banking
    Mudah di Akses
    Dapat digunakan kapan saja dan di mana saja.
    Hanya dengan menggunakan perintah melalui komputer dan/atau alat komunikasi yang Anda gunakan, dapat langsung melakukan transaksi perbankan tanpa harus datang ke kantor bank atau ke ATM (kecuali untuk ambil uang tunai).

    Keamanan
    Electronic Baning dilengkapi dengan security user ID dan PIN untuk menjamin keamanan atas transaksi yang Anda lakukan.
    Beberapa bank juga menggunakan KeyToken alat tambahan untuk mengamankan transaksi finansial, seperti Internet Banking. Dengan demikian, transaksi Anda semakin aman.
    SMS Banking dilengkapi dengan sistem proteksi dengan menggunakan kode akses/nomor pribadi yang Anda pilih sendiri dan nomor ponsel yang Anda daftarkan.
    Flowchart Transaksi Banking

    http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/…/MengenalElectronicBanking.pdf

  5. assalamualaikum pak Gita, maaf bila terjadi ketrlambatan dalam pengiriman tugas ini. apabila ada kesalahan dan kekeliruan mohon d komentari.
    terimakasih.

    MENGENAL ELECTRONIC BANKING
    ELECTRONIC BANKING
    Bank menyediakan layanan Electronic Banking atau E-Banking untuk memenuhi kebutuhan Anda akan alternative media untuk melakukan transaksi perbankan, selain yang tersedia di kantor cabang dan ATM. Dengan Electronic Banking, Anda tidak perlu lagi membuang waktu untuk antri di kantor-kantor bank atau ATM, karena saat ini banyak transaksi pebankan dapat dilakukan dimanapun, dan kapanpun dengan midah dan praktis melalui jaringan elektronik, seperti internet, handphone, dan telepon. Contohnya adalah transfer dana antar rekening maupun antar bank, pembayaran tagigan, pembelian pulsa isi ulang, ataupun pengecekan mutasi dan saldo rekening.Cara Mendapatkan E-Banking Anda yang telag memiliki rekening Tabungan atauGiro dapat mengajukan layanan E-Banking, yang meliputi internet banking, mobile banking, phone banking dan sms banking.

    1. INTERNET BANKING
    Anda dapat melakukan transaksi perbankan (finansial dan non-finansial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank.
    Jenis Transaksi :
    Transfer dana
    Informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar
    Pembayaran tagihan (misal: kartu kredit, telepon, handphone, listrik)
    Pembelian (misal: pulsa isi ulang, tiket pesawat, saham)

    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Internet Banking
    Jangan pernah memberitahukan User ID dan PIN (Personal Identification Number) Anda kepada orang lain, termasuk kepada petugas dan karyawan Bank
    Jangan meminjamkan KeyToken pengaman transaksi Anda kepada orang lain
    Jangan mencatat User ID Anda di tempat yang mudah diketahui orang lain
    Gunakan User ID dan PIN Anda secara hatihati agar tidak terlihat dan diketahui oleh orang lain.
    Pastikan Anda mengakses alamat situs bank dengan benar. Pahami dengan baik situs bank Anda
    2. MOBILE BANKING
    Adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular/handphone GSM (Global for Mobile Communication) dengan menggunakan SMS (Short Message Service).
    Jenis Transaksi
    Transfer dana
    Informasi saldo, mutasi rekening, Informasi nilai tukar
    Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon, handphone, listrik, asuransi)
    Pembelian (pulsa isi ulang, saham) Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Mobile Banking
    Anda wajib mengamankan PIN Mobile Banking
    Anda bebas membuat PIN sendiri. Jika merasa diketahui oleh orang lain, segera melakukan penggantian PIN.
    Bilamana SIM Card GSM Anda hilang/dicuri/ dipindahtangankan kepada pihak lain, segera beritahukan bank Anda terdekat atau segera telepon ke Call Center bank tersebut.
    3. PHONE BANKING
    Adalah layanan yang diberikan untuk kemudahan dalam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi finansial non-cash melalui telepon.
    Jenis Transaksi
    Transfer dana
    Informasi saldo, mutasi rekening
    Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon, handphone, listrik, asuransi)
    Pembelian (pulsa isi ulang)

    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Phone Banking
    Anda wajib mengamankan PIN Phone Banking
    Anda bebas untuk membuat PIN sendiri. Jika merasa diketahui oleh orang lain, segera lakukan penggantian PIN.

    http://www.access2arabia.com/pro_pbanking
    4. SMS BANKING
    Adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular/handphone dengan menggunakan media SMS (short message service)
    Jenis Transaksi :
    Transfer dana
    Informasi saldo, mutasi rekening
    Pembayaran (kartu kredit)
    Pembelian (pulsa isi ulang)

    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi SMS Banking
    Jangan memberitahukan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda kepada orang lain
    Jangan mencatat dan menyimpan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda di tempat yang mudah diketahui oleh orang lain
    Setiap kali melakukan transaksi melalui SMS Banking, tunggulah beberapa saat hingga Anda menerima response balik atas transaksi tersebut.
    Untuk setiap transaksi, Anda akan menerima pesan notifikasi atas transaksi berupa SMS yang akan tersimpan di dalam inbox.

    Keuntungan Electronic Banking
    Mudah di Akses
    Dapat digunakan kapan saja dan di mana saja.
    Hanya dengan menggunakan perintah melalui komputer dan/atau alat komunikasi yang Anda gunakan, dapat langsung melakukan transaksi perbankan tanpa harus datang ke kantor bank atau ke ATM (kecuali untuk ambil uang tunai).

    Keamanan
    Electronic Baning dilengkapi dengan security user ID dan PIN untuk menjamin keamanan atas transaksi yang Anda lakukan.
    Beberapa bank juga menggunakan KeyToken alat tambahan untuk mengamankan transaksi finansial, seperti Internet Banking. Dengan demikian, transaksi Anda semakin aman.
    SMS Banking dilengkapi dengan sistem proteksi dengan menggunakan kode akses/nomor pribadi yang Anda pilih sendiri dan nomor ponsel yang Anda daftarkan.
    Flowchart Transaksi Banking

    http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/…/MengenalElectronicBanking.pdf

  6. Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.
    Tujuan utama penggunaan flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian proses atau prosedur untuk memudahkan pemahaman pengguna terhadap informasi tersebut. Oleh karena itu, desain sebuah flowchart harus ringkas, jelas, dan logis.

    Ini adalah salah satu contoh flowchart transaksi bank secara sederhana,

    Dengan algoritma sebagai berikut :
    1. Membuka sebuah rekening
    2.Input saldo awal
    3.Pilih deposit atau tidak?
    4.Jika iya,Saldo+amount
    5.Saldo bertambah
    6.jika tidak maka withdraw
    7.jika saldo < amount, maka eror
    8.jika tidak maka saldo-amount
    9.saldo berkurang
    10.End
    Sedangkan untuk flowchart transaksi bank yang menggunakan e-banking,

    Tapi untuk dapat menggunakan layanan internet banking ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi yaitu;
    1. Memiliki rekening tabungan yang ditetapkan oleh bank
    2. Memiliki kartu ATM, syarat dan tata cara pengurusannya silahkan hubungi Customer Servise bank yang bersangkutan
    3. Anda harus memiliki Token, yaitu alat semacam remote yang berguna menghasilkan angka (PIN) dinamis yang selalu berubah. Token merupakan alat pengaman agar PIN tidak terlacak oleh siapapun, karena angkanya yang selalu berubah. Token berguna sebagai penghasil angka dinamis yang akan dimasukkan di internet saat anda melakukan tranfer. Angka (PIN) dari token hanya bisa dipakai sekali, utk transfer berikutnya sudah berubah sendiri. Jadi dengan cara demikian transfer via internet akan aman. Saya sendiri sudah sering melakukannya
    4. Token tidak dijual bebas di luar bank, jadi hanya bisa diperoleh dari bank. Anda harus mendaftarkan diri (registrasi)dulu di ATM, lalu hubungi pihak CS bank untuk mengurus token, harganya tidak seberapa, di Bank Mandiri hanya Rp.10.000 yang dipotong dari tabungan, sedangkan di BNI Rp 20.000 dibayar saat token diserahkan
    5. Anda juga harus membuat account di website bank bersangkutan, misalnya di web Bank Mandiri atau web BNI. Seperti biasa anda diminta memasukan email, username dan pasword
    6. Jika anda sudah memiliki account di web bank, maka anda sudah dapat membuka dan memantau perkembangan rekening bank anda dari rumah.Untuk transaksi memang masih terbatas pada non finansial. Anda belum bisa melakukan transfer dan pembayaran. Jadi yang bisa anda lakukan sebatas melihat mutasi rekening dan saldo.

  7. asalamualaikum W.r W.b

    kepada pak gita danupranata,, maaf keterlambatan saya atas pengumpulan tugas ini..:D

    Jenis-jenis teknologi E-Banking

    Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di perbankan nasional relatif lebih maju dibandingkan sektor lainnya. Berbagai jenis teknologinya diantaranya meliputi Automated Teller Machine, Banking Application System, Real Time Gross Settlement System, Sistem Kliring Elektronik, dan internet banking. Bank Indonesia sendiri lebih sering menggunakan istilah Teknologi Sistem Informasi (TSI) Perbankan untuk semua terapan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan perbankan. Istilah lain yang lebih populer adalah Electronic Banking.
    Electronic banking mencakup wilayah yang luas dari teknologi yang berkembang pesat. Beberapa diantaranya terkait dengan layanan perbankan di “garis depan” atau front end, seperti ATM dan komputerisiasi (sistem) Perbankan, dan beberapa kelompok lainnya bersifat ”back end”, yaitu teknologi-teknologi yang digunakan oleh lembaga keuangan, merchant, atau penyedia jasa transaksi, misalnya electronic check conversion.
    Selain itu, beberapa jenis E-banking terkait langsung dengan rekening bank. Jenis E-Banking yang tidak terkait rekening bias any berbentuk nilai moneter yang tersimpan dalam basis data atau dalam sebuah kartu (chip dalam smart card). Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kompleksitas transaksi, berbagai jenis E-bankinf semakin sulit dibedakan karena fungsi dan fiturnya semakin terintegrasi atau mengalami konvergensi. Sebagai contoh, sebuah kartu plastik mungkin memiliki “magnetic strip”- yang bisa mengkaitkan dengan rekening bank, dan juga memiliki nilai moneter yang tersimpan dalam sebuah chip. Kadang kedua jenis kartu tersebut disebut “debit card” oleh merchant atau vendor. Beberapa gambaran umum mengenai jenis-jenis teknologi E-Banking dapat dilihat di bawah ini.
    Automated teller machine (ATM). Terminal elektronik yang idsediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.
    Computer banking. Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.
    Debit (or check) card. Akrtu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.
    Direct deposit. Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.
    Direct payment (also electronic bill payment). Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.
    Electronic bill presentment and payment (EBPP). Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar taguhan tersebut secara online juga jika berkenan. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.
    Electronic check conversion. Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (number rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik.
    Electronic fund transfer (EFT). Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik..
    Payroll card. Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.
    Preauthorized debit (or automatic bill payment). Bentuk pembuayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).
    Prepaid card. Salah satu tipe Stored-value card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu.
    Smart card. Salah satu tipe stored-value card yang didalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada system terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi public) atau system tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).

    wasalamualaikum W.r W.b

    NAMA : Herli.septiawan
    NIM : 20100730099

  8. INTERNET BANKING
    Electronic Banking, atau e-banking bisa diartikan sebagai aktifitas perbankan di internet. Layanan ini memungkinkan nasabah sebuah bank dapat melakukan hampir semua jenis transaksi perbankan melalui sarana internet, khususnya via web. Mirip dengan penggunaan mesin ATM, lewat sarana internet seorang nasabah dapat melakukan pengecekan rekening, transfer dana antar rekening, hingga pembayaran tagihan-tagihan rutin bulanan (listrik, telepon, dsb.) melalui rekening banknya. Jelas banyak keuntungan yang akan bisa didapatkan oleh nasabah dengan memanfaatkan layanan ini, terutama bila dilihat dari waktu dan tenaga yang dapat dihemat karena transaksi e-banking jelas bebas antrian dan dapat dilakukan dari mana saja sepanjang nasabah dapat terhubung dengan jaringan internet.
    Untuk dapat menggunakan layanan ini, seorang nasabah akan dibekali dengan login dan kode akses ke situs web dimana terdapat fasilitas e-banking milik bankbersangkutan. Selanjutnya, nasabah dapat melakukan login dan dapat melakukan aktifitas perbankan melalui situs web bank bersangkutan.
    E-banking sebenarnya bukan barang baru di internet, tapi di Indonesia sendiri, baru beberapa tahun belakangan ini marak diaplikasikan oleh beberapa bank papan atas. berkaitan dengan keamanan nasabah yang tentunya menjadi perhatian utama dari para pengelola bank disamping masalah infrastruktur bank bersangkutan.
    Keamanan merupakan isu utama dalam e-banking karena sebagaimana kegiatan lainnya seperti di internet, transaksi perbankan di internet juga rawan terhadap pengintaian dan penyalahgunaan oleh tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.Oleh karena itu sebuah situs e-banking diwajibkan untuk menggunakan standar keamanan yang sangat ketat untuk menjamin bahwa setiap layanan yang mereka sediakan hanya dimanfaatkan oleh mereka yang memang betul-betul berhak. Salah satu teknik pengamanan yang sering dugunakan

    FLOWCHART
    Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.
    Tujuan utama penggunaan flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian proses atau prosedur untuk memudahkan pemahaman pengguna terhadap informasi tersebut. Oleh karena itu, desain sebuah flowchart harus ringkas, jelas, dan logis.
    Dengan semakin berkembangnya teknologi, dan penerapanya dalam sistem perbankan. Belum begitu berpengaruh terhadap proses yang biasa dilakukan dalam transaksi perbankan. Perkembangan teknologi tersebut masih digunakan sebagai alat bantu dalam kemudahan transaski pelayanan perbankan.

    JENIS-JENIS TEKNOLOGI E-BANKING
    Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi di perbankan nasional relatif lebih maju dibandingkan sektor lainnya. Berbagai jenis teknologinya diantaranya meliputi Automated Teller Machine, Banking Application System, Real Time Gross Settlement System, Sistem Kliring Elektronik, dan internet banking. Bank Indonesia sendiri lebih sering menggunakan istilah Teknologi Sistem Informasi (TSI) Perbankan untuk semua terapan teknologi informasi dan komunikasi dalam layanan perbankan. Istilah lain yang lebih populer adalah Electronic Banking.
    Electronic banking mencakup wilayah yang luas dari teknologi yang berkembang pesat. Beberapa diantaranya terkait dengan layanan perbankan di “garis depan” atau front end, seperti ATM dan komputerisiasi (sistem) Perbankan, dan beberapa kelompok lainnya bersifat “back end”, yaitu teknologi-teknologi yang digunakan oleh lembaga keuangan, merchant, atau penyedia jasa transaksi, misalnya electronic check conversion.
    Selain itu, beberapa jenis E-banking terkait langsung dengan rekening bank. Jenis E-Banking yang tidak terkait rekening bias any berbentuk nilai moneter yang tersimpan dalam basis data atau dalam sebuah kartu (chip dalam smart card). Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kompleksitas transaksi, berbagai jenis E-bankinf semakin sulit dibedakan karena fungsi dan fiturnya semakin terintegrasi atau mengalami konvergensi. Sebagai contoh, sebuah kartu plastik mungkin memiliki “magnetic strip”- yang bisa mengkaitkan dengan rekening bank, dan juga memiliki nilai moneter yang tersimpan dalam sebuah chip. Kadang kedua jenis kartu tersebut disebut “debit card” oleh merchant atau vendor. Beberapa gambaran umum mengenai jenis-jenis teknologi E-Banking dapat dilihat di bawah ini:
    Automated teller machine (ATM). Terminal elektronik yang idsediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.
    Computer banking. Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.
    Debit (or check) card. Akrtu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.
    Direct deposit. Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.
    Direct payment (also electronic bill payment). Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.
    Electronic bill presentment and payment (EBPP). Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar taguhan tersebut secara online juga jika berkenan. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.
    Electronic check conversion. Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (number rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik.
    Electronic fund transfer (EFT). Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik..
    Payroll card. Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.
    Preauthorized debit (or automatic bill payment). Bentuk pembuayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).
    Prepaid card. Salah satu tipe Stored-value card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu.
    Smart card. Salah satu tipe stored-value card yang didalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada system terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi public) atau system tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).
    Stored-value card. Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain. Untuk single-purpose stored value card, penerbit (issuer) dan penerima (acceptor) kartu adalah perusahaan yang sama dan dana pada kartu tersebut menunjukkan pembayaran di muka untuk penggunaan barang dan jasa tertentu (misalnya kartu telpon). Limited-purpose card secara umum digunakan secara terbatas pada terminal POS yang teridentifikasi sebelumnya di lokasi-lokasi tertentu (misalnya vending machines di sekolah-sekolah). Sedangkan multi-purpose card dapat digunakan pada beberapa penyedia jasa dengan kisaran yang lebih luas, misalnya kartu dengan logo MasterCard, Visa, atau logo lainnya dalam jaringan antar bank

    ahmad rahmawanto
    20100730083

  9. ELEKTRONIK BANKING DAN PERKEMBANGANNYA DALAM DUNIA PERBANKAN SAAT INI

    INTERNET BANKING
    Seiiring dengan perkembangan teknologi zaman yang kian modern, membuat hal tersebut menjadikan suatu pilihan untuk menciptakan sistem informasi dan pelayanan guna menciptakan keunggulan kompetitif yang sekarang ini semakin menguat.
    Hal ini juga dilakukan oleh beberapa perusahaan perbankan dengan membuka layanan online dan transaksi online. Dalam hal ini Internet banking merupakan suatu bagian bentuk pengembangan pelayanan yang diberikan oleh perbankan guna menambah kemudahan dan efisiensi kinerja dalam informasi dan transaksi perbankan bagi para nasabah dan masyarakat.
    Layanan internet banking yang ditawarkan berupa layanan informasi saldo, transfer dana, pembayaran, e-commerce, pembelian pulsa dan masih banyak lainnya. Namun dalam layanan ini tidak bisa melakukan transaksi penarikan dana tunai secara langsung.
    FLOWCHART
    Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.
    Tujuan utama penggunaan flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian proses atau prosedur untuk memudahkan pemahaman pengguna terhadap informasi tersebut. Oleh karena itu, desain sebuah flowchart harus ringkas, jelas, dan logis.
    Dengan semakin berkembangnya teknologi, dan penerapanya dalam sistem perbankan. Belum begitu berpengaruh terhadap proses yang biasa dilakukan dalam transaksi perbankan. Perkembangan teknologi tersebut masih digunakan sebagai alat bantu dalam kemudahan transaski pelayanan perbankan.

    Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :
    a. Flowchart Sistem (System Flowchart)
    b. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
    c. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
    d. Flowchart Program (Program Flowchart)
    e. Flowchart Proses (Process Flowchart
    Adapun jenis-jenis teknologi E-Banking antara lain sebagai berikut :
    Automated Teller Machine (ATM) :
    Terminal elektronik yang disediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.
    Computer Banking :
    Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.
    Debit (or check) Card :
    Kartu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.
    Direct Deposit :
    Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.
    Direct Payment (also electronic bill payment) :
    Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.
    Electronic Bill Presentment and Payment (EBPP) :
    Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar tagihan tersebut secara online juga. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.
    Electronic Check Conversion :
    Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (nomor rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik atau proses lebih lanjut.
    Electronic Fund Transfer (EFT) :
    Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.
    Payroll Card :
    Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan oelh pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.
    Preauthorized Debit ( automatic bill payment ) :
    Bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).
    Prepaid Card :
    Salah satu tipe Stored-Value Card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu.
    Smart Card :
    Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).
    Stored-Value Card :
    Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, yang diisi melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain.

    nama: M Rosihan Romiyandi
    20100730085

  10. Nim: 20100730009
    Nama: Icuk Budi Santoso

    PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMPUTER DI PERBANKAN

    Semakin majunya teknologi di dunia transaksi perbankanpun mulai mengunakan teknologi berbasis komputer untuk mempermudah transaksi dengan nasabah. yang tadinya melayani nasabah dengan harus bertemu / nasabah datang ke cabang2 bank yang disediakan oleh bank yang dia gunakan untuk menabung/infertasi menjadi lebih mudah karena bank mulai mengunakan teknoligi berbasis komputer dan sekarang sudah bisa mengakses lewat internet bahkan dengan mobile “HP” dengan SMS sudah banyak diterapkan bank.
    Dalam dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa seperti :
    – Adanya transaksi berupa Transfer uang via mobile maupun via teller.
    – Adanya ATM ( Auto Teller Machine ) pengambilan uang secara cash secara 24 jam.
    – Penggunaan Database di bank – bank.
    – Sinkronisasi data – data pada Kantor Cabang dengan Kantor Pusat Bank.

    Dengan adanya jaringan computer hubungan atau komunikasi kita dengan klien jadi lebih hemat, efisien dan cepat. Contohnya : email, teleconference.
    Sedangkan di rumah dapat berkomunikasi dengan pengguna lain untuk menjalin silaturahmi (chatting), dan sebagai hiburan dapat digunakan untuk bermain game online, sharing file. Apabila kita mempunyai lebih dari satu komputer, kita bisa terhubung dengan internet melalui satu jaringan. Contohnya seperti di warnet atau rumah yang memiliki banyak kamar dan terdapat setiap komputer di dalamnya.
    Pada dunia perbankan, perkembangan teknologi informasi membuat para perusahaan mengubah strategi bisnis dengan menempatkan teknologi sebagai unsur utama dalam proses inovasi produk dan jasa. Seperti halnya pelayanan electronic transaction (e-banking) melalui ATM, phone banking dan Internet Banking misalnya, merupakan bentuk-bentuk baru dari pelayanan bank yang mengubah pelayanan transaksi manual menjadi pelayanan transaksi yang berdasarkan teknologi.

    Kriteria pemilihan teknologi perangkat lunak perbankan

    Lembaga keuangan di Indonesia, termasuk bank, sudah lebih cepat dan intensif dibandingkan sector atau jenis industri lainnya dalam menerapkan teknologi computer dalam memberikan pelayanannya ke nasabah. Jasa-jas ini meliputi pembayaran komputerisasi (pemindahan dana melalui computer dengan fasilitas jaringan komunikasi datanya); jasa penyetoran dan pengambilan dana secara otomatis melalui ATM atau berbagai jenis kartu plastic; homebanking dan internet banking serta fasilitas pelayanan lainnya. Beberapa contoh jenis teknologi computer tersebut diantaranya mesin Automated Teller Machine (ATM), berbagai jenis kartu kredit, Point of sales (POS), electronic fund transfer system, dan otomatisasi kliring.

    Fungsi teknologi informasi (TI) telah mengalami perubahan dan perkembangan pesat pada decade terakhir ini. Fungsi TI yang semakin khusus mendorong setiap bank untuk membentuk bagian, departemen, atau unit kerja khusus tersendiri. Walaupun struktur tersebut tergantung pada berbagai factor misalnya skla bisnis dan beban kerja, tetapi unit kerja tersebut mencerminkan 2 aspek kegiatan yaitu aspek pengembangan teknologi dan aspek operasionalnya.

    Fasilitas pengolahan data yang tersedia di bank saat ini merupakan hasil kemajuan teknologi dan kebutuhan untuk menjalankan operasi secara sistematis dan baik sesuai dengan aliran masuk dan keluar dana bank. Fasilitas tersebut berfungsi untuk menangani, memilih, menghitung, menyusun, melaporkan, dan mengirimkan informasi. Jadi penggunaan TI di bank dimaksud adalah untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengelolaan data kegiatan usaha perbankan sehingga dapat memberikan hasil yang akurat, benar, tepat waktu, dan dapat menjamin kerahasiaan informasi (sesuai peraturan Bank Indonesia).

    Fungsi TSI yang tepat tidak terlepas dari criteria pemilihan jenis teknologi yang akan digunakan oleh bank. Sistem aplikasi computer yang digunakan di bidang perbankan harus bisa mengakomodasikan semua kebutuhan bank dan sesuai dengan ketentuan otoritas moneter (salam hal ini adalah Bank Indonesia). Hal ini memerlukan pemilihan software computer mengingat jenis software yang ada dan ditawarkan di pasar relative banyak. Secara umum pemilihan ini berdasarkan kesesuaian antara kapasita bank dengan fasilitas atau kemampuan software yang akan dipilih sehingga investasi yang telah dikeluarkan benar-benar efektif dan memberikan nilai tambah terhadap bank.

    Sebagai contoh, Bank yang kapasitasnya relative kecil, misalnya Bank Perkreditan Rakyat atau BPR kurang relevan bila menggunakan system aplikasi computer yang menyediakan fasilitas transaksi dalam valuta asing atau pengelolaan giro. Hal ini menginbgat bahwa BPR tidak boleh melakukan transaksi dalam valuta asing dan tidak ikut dalam lalu lintas pembayaran giral. Penggunaan software tersebut menjadi tidak efisien dan biaya investasinya lebih besar dibandingkan dengan nilai tambah yang dihasilkannya.

    Kriteria pemilihan software computer perbankan yang baik sesuai dengan kebutuhan bank secara umum berdasarkan pertimbangan-pertimbangan berikut:

    1. Kemampuan dokumentasi atau Penyimpanan Data

    Jenis dan klasifikasi data bank yang relative banyak harus bisa ditampung oleh software yang akan digunakan, termasuk pertimbangan segi keamanan datanya. Jumlah nasabah serta frekuensi dan jumlah transaksi harian yang besar memerlukan memory computer yang besar, selain memerlukan kecepatan prosesor yang tinggi juga. Sebagai contoh BPR kurang efisien jika menggunakan mesin besar, misalnya AS/400 dalm operasionalnya karena kapasitas dan cakupan geografis BPR biasanya relative kecil.

    2. Keluwesan (Flexibility)

    Operasional bank selalu berkembang dengan kebutuhan yang berubah-ubah dan mungkin bertambah di kemudian hari walaupun informasi dasarnya tetap sama. Kondisi ini harus bisa diantisipasi oleh perangkat lunak computer sampai batas-batas tertentu. Setiap bank mempunyai system dan prosedur yang mungkin berbeda meskipun data atau informasi dasar yang diolahnya sama. Perangkat lunak computer yang fleksibel dapat digunakan oleh dua bank yang kapasitasnya sama tetapi system dan prosedurnya berbeda.

    3. Sistem Keamanan

    Sebagai lembaga kepercayaan masyarakat (agent of trusth), bank memerlukan system keamanan yang handal untuk menjaga kerahasiaan data atau keuangan nasabah; serta mencegah penyalahgunaan data atau keuangan oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab. Software computer perbankan yang baik harus menyediakan fasilitas pengendalian dan pengamanan tersebut.

    4. Kemudahan penggunaan (user friendly)

    Pengertian mudah dioperasikan bukan berarti setiap pemakai (user) bisa mengakses ke software tersebut tetapi petugas yang memang mempunyai kewenangan mudah mengoperasikan proses yang menjadi tanggung jawabnya. Tahap input, proses, dan output yang dilakukan pada software tersebut tidak menjadi penghambat dalam kegiatan perbankan secara keseluruhan. System aplikasi computer yang baik bahkan dapat mendeteksi kesalahan pengoperasian yaitu dengan memberikan error message dan memberikan petunjuk pemecahan masalahnya.

    5. Sistem Pelaporan (Reporting system)

    Data atau informasi yang dibutuhkan harus bisa disajikan dalam bentuk yang jelas dan mudah dimengerti. Bank memerlukan laporan-laporan yang lengkap dan jelas tersebut terutama dalam proses pemeriksaan (audit) atau penyajian laporan yang bisa dimengerti oleh pihak-pihak yang berkempentingan dengan harapan keuangan setiap bank menjadi lebih transparan dan bisa dipertanggungjawabkan.

    6. Aspek Pemeliharaan

    Kinerja software perbankan diharapkan relative stabil selama bank beroperasi. Kondisi ini memerlukan aspek pemeliharaaan yang baik, dalam arti secara teknis tidak sulit dilakukan dan tidak membutuhkan biaya yang relative mahal. Pemeliharaan ini juga menyangkut pergantian atau perbaikan teknis peralatan dan modifikasi atau pengembangan software.

    7. Source Code

    Software perbankan biasanya merupakan program paket yang sudah di-compile sehingga menjadi excecutable file. File program tersebut relative tidak bisa dirubah atau dimodifikasi seandainya bank menginginkan perubahan atau fasilitas tambahan dari software tersebut. Kondisi ini bisa diatasi jika pihak bank mempunyai dan memahami software tersevut dalam bentuk bahasa pemrograman aslinya atau source code.

    STRUKTUR INFORMASI DAN HUBUNGAN ANTAR SUB SISTEM APLIKASI BANK

    Fungsi teknologi informasi di sector keuangan, termasuk perbankan secara umum adalah untuk meningkatkan daya saing bank yang ditunjukkan dengan kecepatan, ketepatan, efisiensi, produktifitas, validitas dan pelayanan yang semakin meningkat. Peningkatan kinerja dan saya saing bank tersebut dimungkinkan dengan keberadaan teknologi informasi yang bias berfungsi sebagai media yang bias melakukan transaksi, mencakup wilayah geografis yang luas, analisis data, otomatisasi operasional bank, penyedian informasi, memproses kegiatan bank secara sekuensial, pengelolaan pengetahuan berbasis teknologi, serta fungsi disintermediasi yang memungkinkan pihak bank dan nasabahnya seolah-olah tidak ada penghalang dalam memenuhi kebutuhannya masing-masing.

    Cara mendapatkan E-Banking
    Anda yang telah memiliki rekening tabungan giro dapat mengajukan layanan banking, yang meliputi internet banking, mobile banking , phone banking dan SMS banking.

    1. Internet banking
    Anda dapat melakukan transaksi perbankan (finansial dan non finansial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank.
    Jenis transaksi:
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening,informasi nilai tukar
    • Pembayaran tagihan(misal: kartu kredit, telepon,handphon,listrik.
    • Pembelian (misal : pulsa isi ulang,tiket pesawat,dan saham)

    2. Mobile banking
    Adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui telephon salular/handphon GSM (global for mobile cummunication) dengan menggunakan SMS (short message service).
    Enis transaksi
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening,informasi nilai tukar
    • Pembanyaran (kartu kredit,PLN, telephon,handphon, listrik,asuansi)
    • Pembelian (pulsa isi ulang,saham)
    3. Phone banking
    Adalah layanan yang diberikan untuk kemudahan alam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi finansial non-cash melalui telphon.
    Jenis transaksi
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening
    • Pembayaran (kartu kredit,PLN,telephon,handphon,listrik,asuransi)
    • Pembelian (pulsa isi ulang)
    4. SMS BANKING
    Adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui tephon saluler/hanphone dengan menggunakan media SMS (short message servise)
    JENIS TRANSAKSI
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening
    • Pembayaran (kartu kredit)
    • Pembelian (pulsa isi ulang)

  11. assalamualaikum
    sebelumnya saya minta maaf kepada pak gita atas keterlambatan saya dalam mengirimkan tugas ini. saya juga mohon bimbingan pak gita apabila ada kesalahan dengan tugas ini.

    1) berbagai perubahan layanan perbankan dari model manual menjadi model berbasis teknologi!

    1. Internet banking
    Anda dapat melakukan transaksi perbankan (finansial dan non finansial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank.
    Jenis transaksi:
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening,informasi nilai tukar
    • Pembayaran tagihan(misal: kartu kredit, telepon,handphon,listrik.
    • Pembelian (misal : pulsa isi ulang,tiket pesawat,dan saham)

    2. Mobile banking
    Adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui telephon salular/handphon GSM (global for mobile cummunication) dengan menggunakan SMS (short message service).
    Enis transaksi
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening,informasi nilai tukar
    • Pembanyaran (kartu kredit,PLN, telephon,handphon, listrik,asuansi)
    • Pembelian (pulsa isi ulang,saham)
    3. Phone banking
    Adalah layanan yang diberikan untuk kemudahan alam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi finansial non-cash melalui telphon.
    Jenis transaksi
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening
    • Pembayaran (kartu kredit,PLN,telephon,handphon,listrik,asuransi)
    • Pembelian (pulsa isi ulang)
    4. SMS BANKING
    Adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui tephon saluler/hanphone dengan menggunakan media SMS (short message servise)
    JENIS TRANSAKSI
    • Transfer dana
    • Informasi saldo, mutasi rekening
    • Pembayaran (kartu kredit)
    • Pembelian (pulsa isi ulang)

    Keuntungan ELECTRONIC BANKING mudah
    • Dapat digunakan kapan saja dan dimana saja.
    • Hanya dengan menggunakan perintah melalui komputer atau alat komunikasi yang anda gunakan, dapat langsung melakukan transaksi perbankan tanpa harus datang kekantor bank atau ATM (kecuali untuk mengambil uang tunai)

    KEAMANAN
    • Electronic banking dilengkapi dengan security user ID dan PIN untuk menjamin keamanan atas transaksi yang anda lakukan.
    • Beberapa bank juga menggunakan keytoken alat tambahan untuk mengamankan transaksi finansial seperti internet banking. Dengan demikian, transaksi anda semakin aman
    • SMS Banking dilengkapi dengan sistem proteksi dengan menggunakan kode akses/nomor pribadi yang anda pilih sendiri dan nomor ponsel yang anda daftarkan.

    2) Gambar Flowchat alur operasional layanan perbankan dari model manual dengan model berbasis teknologi.

    FLOWCHART
    Flowchart adalah penggambaran secara grafik dari langkah-langkah dan urut-urutan prosedur dari suatu program. Flowchart menolong analis dan programmer untuk memecahkan masalah kedalam segmen-segmen yang lebih kecil dan menolong dalam menganalisis alternatif-alternatif lain dalam pengoperasian.
    Tujuan utama penggunaan flowchart adalah untuk menyederhanakan rangkaian proses atau prosedur untuk memudahkan pemahaman pengguna terhadap informasi tersebut. Oleh karena itu, desain sebuah flowchart harus ringkas, jelas, dan logis.
    Dengan semakin berkembangnya teknologi, dan penerapanya dalam sistem perbankan. Belum begitu berpengaruh terhadap proses yang biasa dilakukan dalam transaksi perbankan. Perkembangan teknologi tersebut masih digunakan sebagai alat bantu dalam kemudahan transaski pelayanan perbankan.

    Flowchart terbagi atas lima jenis, yaitu :
    a. Flowchart Sistem (System Flowchart)
    b. Flowchart Paperwork / Flowchart Dokumen (Document Flowchart)
    c. Flowchart Skematik (Schematic Flowchart)
    d. Flowchart Program (Program Flowchart)
    e. Flowchart Proses (Process Flowchart)

    3)specimen dan atau nama-nama software yang diterapkan perbankan untuk mendukung implementasi elektronik banking.

    Nama-nama sofware dalam dunia E-Banking
    Jenis-jenis teknologi internet banking (E-Banking)
    A. Automated Teller Machine (ATM) : Terminal elektronik yang disediakan lembaga keuangan atau perusahaan lainnya yang membolehkan nasabah untuk melakukan penarikan tunai dari rekening simpanannya di bank, melakukan setoran, cek saldo, atau pemindahan dana.
    B. Computer Banking : Layanan bank yang bisa diakses oleh nasabah melalui koneksi internet ke pusat data bank, untuk melakukan beberapa layanan perbankan, menerima dan membayar tagihan, dan lain-lain.
    C. Debit (or check) Card : Kartu yang digunakan pada ATM atau terminal point-of-sale (POS) yang memungkinkan pelanggan memperoleh dana yang langsung didebet (diambil) dari rekening banknya.
    D. Direct Deposit : Salah satu bentuk pembayaran yang dilakukan oleh organisasi (misalnya pemberi kerja atau instansi pemerintah) yang membayar sejumlah dana (misalnya gaji atau pensiun) melalui transfer elektronik. Dana ditransfer langsung ke setiap rekening nasabah.
    E. Direct Payment (also electronic bill payment) : Salah satu bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk membayar tagihan melalui transfer dana elektronik. Dana tersebut secara elektronik ditransfer dari rekening nasabah ke rekening kreditor. Direct payment berbeda dari preauthorized debit dalam hal ini, nasabah harus menginisiasi setiap transaksi direct payment.
    F. Electronic Bill Presentment and Payment (EBPP) : Bentuk pembayaran tagihan yang disampaikan atau diinformasikan ke nasabah atau pelanggan secara online, misalnya melalui email atau catatan dalam rekening bank. Setelah penyampaian tagihan tersebut, pelanggan boleh membayar tagihan tersebut secara online juga. Pembayaran tersebut secara elektronik akan mengurangi saldo simpanan pelanggan tersebut.
    G. Electronic Check Conversion : Proses konversi informasi yang tertuang dalam cek (nomor rekening, jumlah transaksi, dll) ke dalam format elektronik agar bisa dilakukan pemindahan dana elektronik atau proses lebih lanjut.
    H. Electronic Fund Transfer (EFT) : Perpindahan “uang” atau “pinjaman” dari satu rekening ke rekening lainnya melalui media elektronik.
    I. Payroll Card : Salah satu tipe “stored-value card” yang diterbitkan oelh pemberi kerja sebagai pengganti cek yang memungkinkan pegawainya mengakses pembayaraannya pada terminal ATM atau Point of Sales. Pemberi kerja menambahkan nilai pembayaran pegawai ke kartu tersebut secara elektronik.
    J. Preauthorized Debit ( automatic bill payment ) : Bentuk pembayaran yang mengizinkan nasabah untuk mengotorisasi pembayaran rutin otomatis yang diambil dari rekening banknya pada tanggal-tangal tertentu dan biasanya dengan jumlah pembayaran tertentu (misalnya pembayaran listrik, tagihan telpon, dll). Dana secara elektronik ditransfer dari rekening pelanggan ke rekening kreditor (misalnya PLN atau PT Telkom).
    K. Prepaid Card : Salah satu tipe Stored-Value Card yang menyimpan nilai moneter di dalamnya dan sebelumnya pelanggan sudah membayar nilai tersebut ke penerbit kartu.
    L. Smart Card : Salah satu tipe stored-value card yang di dalamnya tertanam satu atau lebih chips atau microprocessors sehingga bisa menyimpan data, melakukan perhitungan, atau melakukan proses untuk tujuan khusus (misalnya validasi PIN, otorisasi pembelian, verifikasi saldo rekening, dan menyimpan data pribadi). Kartu ini bisa digunakan pada sistem terbuka (misalnya untuk pembayaran transportasi publik) atau sistem tertutup (misalnya MasterCard atau Visa networks).
    M. Stored-Value Card : Kartu yang di dalamnya tersimpan sejumlah nilai moneter, yang diisi melalui pembayaran sebelumnya oleh pelanggan atau melalui simpanan yang diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan lain. Untuk single-purpose stored value card, penerbit (issuer) dan penerima (acceptor) kartu adalah perusahaan yang sama dan dana pada kartu tersebut menunjukkan pembayaran di muka untuk penggunaan barang dan jasa tertentu (misalnya kartu telpon). Limited-purpose card secara umum digunakan secara terbatas pada terminal POS yang teridentifikasi sebelumnya di lokasi-lokasi tertentu (misalnya vending machines di sekolah-sekolah). Sedangkan multi-purpose card dapat digunakan pada beberapa penyedia jasa dengan kisaran yang lebih luas, misalnya kartu dengan logo MasterCard, Visa, atau logo lainnya dalam jaringan antar bank.

  12. ELECTRONIC BANKING

    Bank menyediakan layanan Electronic Banking atau E-Banking untuk memenuhi kebutuhan Anda akan alternative media untuk melakukan transaksi perbankan, selain yang tersedia di kantor cabang dan ATM. Dengan Electronic Banking, Anda tidak perlu lagi membuang waktu untuk antri di kantor-kantor bank atau ATM, karena saat ini banyak transaksi pebankan dapat dilakukan dimanapun, dan kapanpun dengan midah dan praktis melalui jaringan elektronik, seperti internet, handphone, dan telepon. Contohnya adalah transfer dana antar rekening maupun antar bank, pembayaran tagigan, pembelian pulsa isi ulang, ataupun pengecekan mutasi dan saldo rekening.Cara Mendapatkan E-Banking Anda yang telag memiliki rekening Tabungan atauGiro dapat mengajukan layanan E-Banking, yang meliputi internet banking, mobile banking, phone banking dan sms banking

    Flowchart e-banking

    INTERNET PROCUREMENT.

    ELECTRONIC CENTRAL BANKING.

    A BLOK DIAGRAM

    .

    INTERNET BANKING

    Anda dapat melakukan transaksi perbankan (finansial dan non-finansial) melalui komputer yang terhubung dengan jaringan internet bank.
    Jenis Transaksi :
    a) Transfer dana
    b) Informasi saldo, mutasi rekening, informasi nilai tukar
    c) Pembayaran tagihan (misal: kartu kredit, telepon, handphone, listrik)
    d) Pembelian (misal: pulsa isi ulang, tiket pesawat, saham)
    e)
    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Internet Banking
    a) Jangan pernah memberitahukan User ID dan PIN (Personal Identification Number) Anda kepada orang lain, termasuk kepada petugas dan karyawan Bank
    b) Jangan meminjamkan KeyToken pengaman transaksi Anda kepada orang lain
    c) Jangan mencatat User ID Anda di tempat yang mudah diketahui orang lain
    d) Gunakan User ID dan PIN Anda secara hatihati agar tidak terlihat dan diketahui oleh orang lain.
    e) Pastikan Anda mengakses alamat situs bank dengan benar. Pahami dengan baik situs bank Anda
    f)
    II. MOBILE BANKING
    Adalah layanan perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular/handphone GSM (Global for Mobile Communication) dengan menggunakan SMS (Short Message Service).
    Jenis Transaksi
    a. Transfer dana
    b. Informasi saldo, mutasi rekening, Informasi nilai tukar
    c. Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon, handphone, listrik, asuransi)
    d. Pembelian (pulsa isi ulang, saham) Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Mobile Banking
    e. Anda wajib mengamankan PIN Mobile Banking
    f. Anda bebas membuat PIN sendiri. Jika merasa diketahui oleh orang lain, segera melakukan penggantian PIN.
    g. Bilamana SIM Card GSM Anda hilang/dicuri/ dipindahtangankan kepada pihak lain, segera beritahukan bank Anda terdekat atau segera telepon ke Call Center bank tersebut.
    h.
    II. PHONE BANKING
    Adalah layanan yang diberikan untuk kemudahan dalam mendapatkan informasi perbankan dan untuk melakukan transaksi finansial non-cash melalui telepon.

    Jenis Transaksi
    a. Transfer dana
    b. Informasi saldo, mutasi rekening
    c. Pembayaran (kartu kredit, PLN, telepon, handphone, listrik, asuransi)
    d. Pembelian (pulsa isi ulang)
    e.
    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi Phone Banking
    a. Anda wajib mengamankan PIN Phone Banking
    b. Anda bebas untuk membuat PIN sendiri. Jika merasa diketahui oleh orang lain, segera lakukan penggantian PIN.
    IV. SMS BANKING

    Adalah layanan informasi perbankan yang dapat diakses langsung melalui telepon selular/handphone dengan menggunakan media SMS (short message service)
    Jenis Transaksi :
    a. Transfer dana
    b. Informasi saldo, mutasi rekening
    c. Pembayaran (kartu kredit)
    d. Pembelian (pulsa isi ulang)
    e.
    Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk keamanan transaksi SMS Banking
    a. Jangan memberitahukan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda kepada orang lain
    b. Jangan mencatat dan menyimpan kode akses/nomor pribadi SMS Banking Anda di tempat yang mudah diketahui oleh orang lain.
    c. Setiap kali melakukan transaksi melalui SMS Banking, tunggulah beberapa saat hingga Anda menerima response balik atas transaksi tersebut.
    d. Untuk setiap transaksi, Anda akan menerima pesan notifikasi atas transaksi berupa SMS yang akan tersimpan di dalam inbox.

    Keuntungan Electronic Banking
    Mudah
    a. dapat digunakan kapan saja dan di mana saja.
    b. hanya dengan menggunakan perintah melalui komputer dan/atau alat komunikasi yang Anda gunakan, dapat langsung melakukan transaksi perbankan tanpa harus datang ke kantor bank atau ke ATM (kecuali untuk ambil uang tunai).
    Aman
    a. Electronic Baning dilengkapi dengan security user ID dan PIN untuk menjamin keamanan atas transaksi yang Anda lakukan.
    b. Beberapa bank juga menggunakan KeyToken alat tambahan untuk mengamankan transaksi finansial, seperti Internet Banking. Dengan demikian, transaksi Anda semakin aman.
    c. SMS Banking dilengkapi dengan sistem proteksi dengan menggunakan kode akses/nomor pribadi yang Anda pilih sendiri dan nomor ponsel yang Anda daftarkan.

  13. Perusahaan perangkat smartphone yang sebelumnya bernama Research In Motion (RIM),BlackBerry membuktikan jika produk smartphone terbarunya, BlackBerry 10, mampu menjadi gadget yang paling dicari saat ini. Bahkan, mampu mengungguli smartphone terbaru pesaingnya, Nokia Lumia 920 yang menggunakan sistem operasi Windows 8.Pada Rabu lalu (6/2), seperti yang dikutip dari Softpedia, BlackBerry 10 mendapat apresiasi yang lebih baik, dengan banyaknya indent atau pemesanan awal. Hal ini berbeda dengan perangkat Lumia 920 yang dirilis pada tahun 2012 lalu.Banyak pengamat perangkat komunikasi massal yang menilai BlackBerry 10 lebih baik dari yang diprediksi, salah satu pengamat yang mengakui hal ini adalah Analis Pierre Ferragu dan Barclays Jeff Kval. BlackBerry Z10 VS Lumia 920

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *